PantiAsuhan Al-Marhamah merupakan panti asuhan yang berlokasi di Medan Sunggal, Kota Medan dan telah berdiri sejak 2018. Saat ini panti menampung 27 anak (21 putra dan 6 putri) dari kisaran umur 1,5 tahun - SMA dan 2 pengurus. Ada salah satu anak panti yang mempunyai kelainan pada kakinya, anak tersebut berumur 5 tahun dan seorang laki-laki. NIAS(Sumut) Bupati Yaatulo Gulo Nias serahkan bantuan sosial kepada anak-anak binaan Panti Asuhan Kinderdoff dan Abdi Pusaka Indonesia, Pada Hari Kamis 04/08/2022 bertempat di Soewe dan Hiliweto. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Nias, Kepala Dinas Sosial PMDP2A Kabupaten Nias, Seluruh Pimpinan Panti Asuhan Kinderdoff dan Abdi Pusaka Indonesia, Segenap Anak-anak Merupakanpanti asuhan yang berada di Kota Medan. Panti asuhan ini merawat dan mendidik anak-anak yatim piatu serta anak-anak terlantan. Panti Asuhan Elida memenuhi kebutuhan anak-anak yang dirawatnya mulai dari makanan hingga sekolahnya. Panti asuhan Kota Medan terbuka terhadap bantuan donatur dan sumbangan warga. Sebanyak 12 anak panti asuhan di Jalan Tembakau, Raya Perumnas Simalingkar, Kota Medan, disebut terpapar Covid-19. Mereka harus menjalani isolasi di tempat isolasi terpadu di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK). . Panti Asuhan Al-Marhamah merupakan panti asuhan yang berlokasi di Medan Sunggal, Kota Medan dan telah berdiri sejak 2018. Saat ini panti menampung 27 anak 21 putra dan 6 putri dari kisaran umur 1,5 tahun – SMA dan 2 pengurus. Ada salah satu anak panti yang mempunyai kelainan pada kakinya, anak tersebut berumur 5 tahun dan seorang laki-laki. Jika berjalan dia menggunakan mata kakinya. Keseharian anak-anak panti diisi dengan kegiatan belajar formal di sekolah umum, beribadah, mengaji Alquran, bersih-bersih, dll. Untuk biaya operasional, Panti Asuhan Al-Marhamah mengandalkan bantuan orang-orang sekitar. Dulu panti pernah membuka usaha warung tapi sekarang tutup karena pengurus mengurus bayi. Kedepannya panti ingin membuka usaha warung tersebut lagi. Saat ini panti membutuhan bantuan untuk kebutuhan sehari -hari, sarana dan prasarana HP dan mesin cuci. Apabila sahabat ingin membantu dapat menghubungi kontak yang tertera di website. Narasumber Ibu Irma Pengurus Panti Asuhan MEDAN Waspada Panti Asuhan Bumi Nusantara yang terletak di Jl. Perjuangan, Kompleks Griya Setia Budi Blok A Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal ini berdiri sejak 2019. Sepanjang Ramadhan 1442 H, kegiatan di panti asuhan tersebut beragam, mulai dari shalat tarawih berjamaah, tadarus Alquran, buka puasa bersama hingga berlatih ketrampilan seperti menjahit. ’Selama Ramadhan ini, selain rutinitas seperti shalat tarawih berjamaah dan tadarusan, anak-anak dilatih ketrampilan seperti menjahit dan menanam bunga di polybag,’’ ujar Zainuddin, SPdi, pimpinanan Panti Asuhan Yayasan Bumi Nusantara Medan kepada Waspada, Minggu 9/5. Zainuddin mengatakan pelatihan ketrampilan menjahit dan menanam bunga di polybag tersebut dilatih oleh para mahasiswa yang datang ke panti. ’Anak-anak mahasiswa dari berbagai kampus datang ke panti untuk melatih dan membimbing anak-anak disini selama Ramadhan,’’ cetusnya. Zainuddin juga menyebutkan selain kegiatan tersebut, sepanjang Ramadhan tahun ini, selain sekolah formal ada kegiatan informal seperti tahfidz Alquran dan belajar mengaji. ’Selama pandemi Covid-19 hingga saat ini, anak-anak tetap tinggal di rumah dan belajar dari rumah melalui online,’’ cetus Zainuddin seraya menyebutkan pada pertengahan Ramadhan tahun ini, anak-anak sekali keluar panti yakni memenuhi undangan acara di Rumah Dinas Gubernur Sumut. Puluhan Anak Yatim Seperti diketahui, Panti Asuhan Bumi Nusantara yang berdiri 2019 ini awalnya hanya dihuni 2 orang anak yatim piatu. ’Awal berdiri, panti asuhan ini hanya mengasuh 2 orang anak yatim dan duafa untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan pendidikan,’’ jelasnya. Seiring perkembangan, kini Panti Asuhan Bumi Nusantara telah mengasuh puluhan anak yatim. ’Saat ini jumlah anak yang diasuh sebanyak 30 orang, 22 perempuan dan 8 laki-laki dari usia 4 sampai 19 tahun,’’ tuturnya. Zainuddin berharap dan panti asuhan membuka pintu selebar-lebarnya bagi dermawan yang ingin membantu mengembangkan panti asuhan ini. ’Kita terbuka menerima bantuan dari luar untuk memajukan panti asuhan ini,’’ tandasnya.m29 Merupakan panti asuhan yang berada di Kota Medan. Panti asuhan ini merawat dan mendidik anak-anak yatim piatu serta anak-anak terlantan. Panti Asuhan Jamiyatul Wasliyah memenuhi kebutuhan anak-anak yang dirawatnya mulai dari makanan hingga sekolahnya. Panti asuhan Kota Medan terbuka terhadap bantuan donatur dan sumbangan warga. Segera kunjungi panti asuhan terdekat ini jika Anda hendak menyalurkan bantuan atau sumbangan, atau bisa juga menghubungi melalui kontak telepon jika tersedia. Belum ada gambar galeri. Dimana alamat Panti Asuhan Jamiyatul Wasliyah Medan? Panti Asuhan Jamiyatul Wasliyah Medan beralamat di Jl. Kol. Yos Sudarso km 6 No. 1 Tanjung Mulia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia. MEDAN - Sebanyak 15 anak dan pengasuh di panti asuhan di Jalan Tembakau Raya, Kecamatan Medan Tuntungan dinyatakan positif Covid-19. Mereka kemudian dibawa untuk melakukan isolasi mandiri di Gedung P4TK di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis 5/8/2021. Penanggungjawab Panti Asuhan Anak Gembira, Besri Ritonga mengatakan awalnya satu orang anak yang usai berobat di RS Gigi dan Mulut melakukan swab antigen, dan hasilnya reaktif. "Hari Jumat itu karena sudah dapat hasilnya sore positif. Tetapi kan sudah bercampur semua kami di sini. Kami koordinasi dengan Puskesmas mereka menyuruh untuk swab antigen. Semua lah kami, ada 24 orang, 11 di antaranya reaktif," ujar Besri, Kamis 5/8/2021. Karena belum yakin dengan hasil tes swab antigen, Besri meminta agar dilakukan tes PCR kepada anak-anak panti asuhan dan juga pengasuh. "Di situ saya masih merasa tidak yakin jadi saya minta di PCR. Besoknya Sabtu pagi jam 8 anak-anak datang ke rumah sakit. Di PCR lah, keluar hasilnya hari Senin, 15 orang positif," katanya. Dari total 15 orang yang positif, tiga di antaranya adalah pengasuh di Panti Asuhan Gembira. "Jadi semalam saya coba hubungi Pak Lurah dan Gugus Tugas dikatakan keputusan ada pada saya. Sebenarnya hari Selasa kami sudah pindah ke rumah saudara, yang sakit yang masih di panti. Tapi tetap tidak diperbolehkan. Jadi datanglah tadi Wali Kota kesini, katanya akan dievakuasi," ujarnya. Tak lama berselang, usai memberikan data nama anak-anak dan pengasuh yang terpapar Covid-19, kata Besri, ambulans datang untuk menjemput mereka dan mengantarkan isolasi di Gedung P4TK. "Tidak lama kami kasih data, setengah jam langsung masuk ambulansnya. Terus doa dipimpin pendeta. Baru berangkat ke sana," katanya. Menurut Besri, ada tiga orang anak yang merasakan demam satu hari, dua orang lainnya mengalami diare, dan selebihnya tidak bergejala. "Kalau sakit sebenarnya enggak sakit, demamnya hanya demam biasa. Makan pagi kita sorong dengan vitamin C, sarapan bubur, olahraga main bola. Yang demam itu tiga orang, dua orang mencret. Demamnya cuma satu hari. Kita paksa minum, kami di sini ada terapi minum. Coba perbanyak minum sebelum datang pertolongan kata dokter," ungkapnya. Saat meninjau Lingkungan 23, Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan, yang sedang diisolasi lingkungan, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan anak-anak Panti Asuhan dibawa ke Gedung P4TK karena disana lebih ramah anak. "Penanganannya tadi sudah saya sampaikan hari ini kita bawa ke isoter, tapi bukan yang di eks Hotel Soechi. Kita bawa ke Gedung P4TK karena di sana juga banyak anak-anak," katanya. Bobby memastikan di lokasi isolasi terpusat pihaknya menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh anak-anak tersebut. "Ada 15 anak-anak yang terpapar bersama juga pengasuhnya. Nanti semua kita fasilitasi makannya, vitaminnya. Semoga bisa sehat-sehat semua," katanya. cr14/

panti asuhan di medan